Blog Adconomic

#MobileGeddon

Siapkah website anda menerima algoritma baru mesin pencarian Google?

Tanggal 21 April 2015 Google membuat pernyataan melalui Webmaster Central Blog bahwa mereka secara global meluncurkan algoritma baru mengenai hasil mesin pencarian Google pada perangkat mobile yang bernama #MobileGeddon yang sebelumnya mereka mengeluarkan Google Panda, Google Penguin, dan yang terakhir Google HummingBird, Kali ini kita bahas dulu Algoritma terbaru mereka yakni #MobileGeddon.

Sesuai namanya, “MobileGeddon” adalah Algoritma baru yang akan mendahulukan website dengan desain mobile friendly, Sehingga mempengaruhi Pencarian mobile dalam semua bahasa di seluruh  dunia  dan akan memiliki pengaruh signifikan di hasil pencarian Google, Mengingat sekarang ini angka pengguna Smartphone/Mobile lebih banyak dibandingkan dengan pengguna Komputer/Dekstop dengan demikian angka penelusuran di mesin pencarian Google lebih meningkat apa lagi di masa yang akan datang, Itulah salah satu alasan google meluncurkan Algoritma barunya.

Agar pencari yang menggunakan perangkat mobile lebih mudah menemukan hasil yang berkualitas  dan hasil yang relevan di mana teks dapat di baca tanpa mencubit layar, geser kiri kanan dan zooming, lalu bagaimana cara menghadapi atau mengetahui website anda sudah Mobile Friendly atau belum.

Menghadapi Algoritma Baru Google MobileGeddon

Jika anda ingin website anda banyak pengunjung atau bahkan kehilangan pengunjung potensial anda, terutama pengunjung yang menggunakan smartphone/mobile maka website anda harus menggunakan template responsive. Sekarang yang jadi pertanyaan pastinya bagaimana cara mengetahui website atau blog anda dikatakan mobile friendly? sesuai algoritma MobileGeddon tersebut. Ternyata google sudah menyediakan Tools untuk menguji website atau blog anda terlah resfonsive atau belum yaitu Mobile-Friendly Tes (Webmaster Tools). Untuk menguji Website atau Blog anda silahkan kunjungi https://www.google.com/webmasters/tools/mobile-friendly/ lalu ketikan Url Website anda maka akan muncul hasil seperti di bawah, jika muncul seperti pada gambar berarti website anda telah responsive.

responsive

Adapun jika Website atau Blog yang belum Mobile Friendly maka akan muncul gambar seperti di bawah ini

responsive2

Lalu bagaimana cara mengatasi website anda jika tidak mobile friendly, maka website anda harus segera merubah tampilan atau template yang digunakan menjadi template responsive. agar website anda terlihat menarik jika di akses di berbagai perangkat, baik menggunakan Komputer/Dekstop atau bahkan di akses dari smartphone/mobile. jika menggunakan template responsive website anda akan beradaptasi dengan layar pengunjung.

pada intinya algoritma #MobileGeddon ini terletak pada template atau tema yang di gunakan pada website anda, dengan menggunakan template responsive websie anda sudah mobile friendly.

dengan langkah langkah di atas anda sudah dapat mengetahui dan mengatasi algoritma baru yang bernama MobileGeddon.

Read more...

3 cara jitu produkmu jadi viral

Tanpa kita sadari digital marketing itu adalah suatu hal yang sangat penting. Karena dalam berbisnis kita sangat perlu ilmu marketing untuk menaikan omset penjualan ,memasarkan sebuah produk , membangun relatinship dengan pelanggan adalah beberap kegiatan yang membutuhkan marketing. Tapi yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah setelah sudah melakukan kegiatan marketing tersebut produk kita langsung bisa dikenal, jawabannya adalah belum tentu.

Mungkin buat kawan Adco yang ingin memasarkan produknya tapi bingung caranya bagaimana, Nah.. kali ini kita akan sedikit memberi tips mengenai “viral marketing”.  Apa itu viral marketing ?

Viral sendiri artinya adalah virus ,maksud di sini adalah sistem pekerjaannya adalah seperti virus yaitu sekali terinfeksi sekali langsung cepat menyebar. Jadii Viral Marketing adalah strategi komunikasi pemasaran seperti virus  dan berjangkit dari seseorang ke orang lainnya secara cepat dan luas.

Ada beberapa cara membuat konten / event yang viral :

  1. WOW Factor

Kita harus membuat sesuatu yang waw untuk pelanggan kita. WOW factor adalah sebuah kegiatan yang membuat konsumen menjadi terkesan sehingga dia akan menceritakannya kepada orang lain dan kproduk kita juga akan semakin dikenal .

  1. Konsumen harus di dengar

Ada yang bilang pembeli adalah raja..,ya benar bahwa kita harus mendengar saran dan kritik dari konsumen. Karena dari apabila ada customer yang complain atau apa ya kita dengarkan dan menanggapi dengan halus. Karena itu sebagai salah bentuk pelayanan kita. Apabila sudah melakukan hal tersebut maka customer akan menanggapinya dengan baik dan itu akan membentuk image  kita terhadap customer bahwa pelayanan kita ramah. Kalau image kita baik pasti mereka akan mebicarakannya kepada orang lain mengenai perusahaan kita.

  1. Manfaatkan media sosial

Terakhir adalah manfaatkan media sosial., hampir seluruh masyarakat indonesia mempunya sosial media jadi sangat penting buat kita memperkenalkan produk kita melalui media sosial disamping banyak menggunakan sosial media sangatlah mudah dan murah. Sudah menjadi suatu kewajiban kita memasarkan produk kita menggunakan sosial media agar lebih mudah ,cepat , dan meluas.

Jadi ketiga hal ini penting untuk kita lakukan agar produk kita cepat dikenal . Oleh karena itu viral marketing sangatlah penting untuk kita lakukan.

Semoga bermanfaat kawan Adco J

Yuk langsung lakukan, jangan menunggu lagi

Suksess

Read more...
Dove Choose Beautiful

Dove’s “Choose Beautiful” | Perempuan di seluruh dunia membuat pilihan

Masih ingat campaign viral Dove #DoveRealBeautySketches?, diluncurkan 2 tahun silam dan berhasil “menggemparkan” dunia maya dengan lebih dari 65 juta viewers??

Kali ini Dove kembali mengadakan campaign yang bertajuk #ChooseBeautiful, dengan memasang dua jenis pintu: Average dan Beautiful di 5 kota dunia sehingga para wanita bisa memilih pintu mana yang akan mereka masuki untuk mendefine diri mereka.

Inline dengan kampanye sebelum-sebelumnya, dove kembali memilih tema yang bukan lagi mendeskripsikan produk, melainkan kepada image, good cause, untuk membuat para wanita di dunia ini , merasa dan percaya diri untuk memilih menyatakan bahwa mereka beautiful.

Kampanye viral kali ini sudah menarik lebih dari 2 juta pemirsa untuk melihatnya dalam waktu dua hari saja!!. luar biasa!! bisa dikatakan cukup sukses dan bisa jadi mengekor kesuksesan kampanye sebelumnya….

Why viral? Why campaign to build image instead of product function?

Dove adalah brand besar dibawah payung perusahaan multinational raksasa, Unilever, yang dalam sejarahnya sudah diperkenalkan pada tahun 1955. Diawali dengan iklan-iklan yang mengedukasi konsumen bahwa Dove bukan sabun biasa karena komposisinya lebih besar adalah moisturizing cream; sejak tahun 2004 mereka memulai kampanye yang mengarah ke non-product description melalui “Campaign for Real Beauty” untuk menginspirasi para wanita untuk mengartikan beauty dalam arti luas dan menjadi percaya diri… berbagai sudut pandang mengenai beauty kemudian mereka luncurkan pada iklan-iklan TVC mereka.

Bisa dikatakan, karena merek ini telah mencapai level awareness yang baik, maka tidak perlu lagi terlalu berkutat pada iklan-iklan yang mengedukasi konsumen. Justru dari kampanye seperti ini, image atau citra dari Dove sebagai merek yang “pro wanita” menjadi terjustifikasi. Selanjutnya mengenai penggunaan media online atau buzz dengan viral. Di era digital ini, tidak dipungkiri going viral marketing merupakan kegiatan yang “low-budged-high-impact” dan pada akhirnya akan berkontribusi pada naiknya angka penjualan. Peluncuran video berdurasi panjang ini kembali membuktikan bahwa Dove masih percaya (dan membuktikan) bahwa metode ini memiliki tingkat accountability yang kuat bagi kegiatan pemasaran produk mereka.

Apakah artinya mereka sudah sempurna melakukan aktivitas marketingnya? belum tentu. Ilmu marketing nyaris tidak memiliki batas yang rigid tentang keberhasilan atau kegagalan suatu aktivitas pemasaran. Tapi yang jelas, market dan pesaing sudah melihat dan mengetahui (aware) atas pola kampanye  (yang positif) dari Dove. Dan hal ini bisa jadi merupakan salah satu sumber Ekuitas merek (Brand Equity) tambahan untuk Dove itu sendiri, dimana ekuitas merek pada akhirnya diharapkan berkontribusi positif ada kelangsungan dan profitabilitas merek dalam jangka panjang.

semoga!

#GGMktgThought

sources:

http://en.wikipedia.org/wiki/Dove_(toiletries)
http://news.yahoo.com/blogs/trending-now/dove-s-%E2%80%9Cchoose-beautiful%E2%80%9D-campaign-proves-beauty-is-a-choice-173044919.html;_ylt=AwrXgyKJiiZVdV0ApSrQtDMD;_ylu=X3oDMTByNWU4cGh1BGNvbG8DZ3ExBHBvcwMxBHZ0aWQDBHNlYwNzYw–
https://www.youtube.com/user/doveunitedstates
https://www.youtube.com/watch?v=litXW91UauE
Read more...

Pentingnya Influencers Dalam Membangun Brand Awareness

Jaman digital sekarang sudah banyak bisnis usaha makanan dimana mana,namun bukan berarti banyak tapi tidak punya hambatan dalam berbisnis . Rata-rata para pengusaha bisnis makanan bingung memperkenalkan produknya ke masyarakat. Ada yang menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, dan instagram. Kadang media sosial pun belum tentu berhasil membuat masyarakat ‘aware’ terhadap produk kita. Kira kira mengapa ya?

Mungkin saja karena konten yang dibuat tidak sesuai dengaan target marketnya ataupun timing dalam memposting sesuatu kontennya yang kurang tepat? Tapi apa jadinya kalau kontennya sudah sesuai dengan target market dan timing mempostingnya pun sudah tepat tetapi masih belum aware dengan produk kita.

Nah kalau udah begitu bagaimana caranya ya??

Untuk teman teman yang sering menggunakan media sosial sebagai sebuah media untuk memasarkan produk mungkin harus mencoba memanfaatkan influencer. Kita juga jangan salah pilih ketika ingin menggunakan jasa influencer untuk produk kita. Ini yang harus kita perhatikan dalam memilih influencer :

  1. Massa/Fansnya Banyak

Dalam memilih influencer kita harus tahu dulu seberapa banyak fans influencer yang kita pilih, karena ini sangat mempengaruhi produk kita. Semakin banyak fansnya maka semakin banyak pula yang melihat produk kita

  1. Sesuai Target Market Kita

Setelah melihat influencer yang fansnya banyak kita lihat si influencer sesuai dengan target market produk kita atau tidak agar pesan dari produk kita dapat sampai dan diterima oleh masyarakat yang kita tujukan.

  1. Influencer Yang Aktif di Media Sosial Pribadinya

Yang terakhir adalah apakah si influencer yang ingin kita pilih aktif dalam menggunakan sosial medianya atau tidak, karena untuk membangun awarenees roduk kita harus dilakukan secara terus menerus. Apabila influencer kita kurang aktif di media sosialnya maka masyarkat pun akan jarang melihat atau mengerti tentang produk kita. Karena mereka adalah followers atau audiens dari influncer yang kita pilih, jadi semakin influencers aktif di media sosial maka semakin banyak audiens yang melihat produk kita.

 

Setelah menentukan influencer yang diinginkan, kemudian mintalah kepada mereka untuk membantu mempromosikan produk kita.

Influencer sendiri adalah orang yang memiliki pengaruh atau dapat mempengaruhi khalayak. Nah semoga dengan cara ini dapat membantu kamu dalam memasarkan usaha yang baru kalian bangun.

Semangaaaat!!!

Read more...
brand

Apa ya itu Brand Identity?

Kita ketahui dalam menjual sebuah produk kita harus memerlukan nama brand atau merk, karena bagaimanapun brand itu adalah sebuah nilai jual terhadap usaha kita. Perlu kita ketahui untuk menjadi brand yang dikenal oleh masyarakat kita perlu membangun namanya brand identity.

Sebelum kita mengetahui bagaimana caranya membangun brand identity kita harus tahu apa itu brand. Brand adalah kombinasi dari asosiasi yang dibayangkan orang ketika mendengar sebuah nama perusahaan atau produk. Jadi apabila ketika melihat tanda “Ceklis” pasti orang bilang itu adalah logo NIKE. Di dalam sebuah barnd terdapat juga yang namanya logo, logo dan brand bisa dibilang fungsinya adalah sebagai identitas. Dan mereka sangat berpengaruh terhadap sebuah perusahaan karena merekalah yang membentuk asosiasi produk kita terhadap benak konsumen.

Walau Logo dan Brand mempunyai fungsi yang hampir sama tapi tetaplah mereka memiliki beda pengertian. Brand membutuhkan logo utuk merepresentasi dalam membangun citra sebuah perusahaan. Dan untuk membangun citra sebuah perusahaan kita harus membangun identitas sebuah merk atau biasa disebut brand identity.

 

Adapun 4 hal yang mencakup brand identity :

  1. Positioning

Memposisiskan barang atau jasa kepada konsumen agar memiliki target market dan audiens yang jelas.

  1. Slogan

Kata-kata yang membentuk sebuah komunikasi sebuah produk sehinngga menggambarkan sebuah produk.

  1. Logo

Nah logo ini adalah sebuah bentuk visual yang menggambarkan sebuah produk

  1. Experiential

Maksudnya adalah sebuah pengalaman menggunakan sebuah produk dan jasa tersebut.

Apabila keempat ini ada dalam sebuah brand maka ini dapat membangun sebuah brand identity dan masyarakat bisa mengasosiasikannya tentang produk kita .

Bisa disimpulkan bahwa brand dan logo adalah berbeda, logo merupakan bagian dalam brand. Sehingga logo menjadi penting dalam mebangun sebuah brand identity.

Read more...
UKM Usaha Kecil Menengah

Kabar Gembira untuk Produk Perajin UKM

Ada kabar gembira untuk para pengusaha UKM, Karena pemerintah yang kali ini diwakili oleh Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Hukum dan HAM membuatkan Hak cipta yang tujuannya untuk melindungi hasil karya perajin lokal agar tidak dijiplak oleh orang luar, hal ini terjadi untuk menyikapi adanya permasalahan yang ditakuti oleh para perajin ketika keluar negeri karyanya dijiplak dan diberi hak paten sehingga jika ke sana lagi mereka harus bayar. Karena dasar itulah maka pemerintah mebuat hak cipta agar para perajin jika keluar negeri tidak perlu membayar lagi.

Semoga berita ini menjadi berita yang sangat baik ya untuk perekonomian kita disamping banyaknya kecarut marutan negeri kita pada sekarang ini. Karena tanpa kita sadari bahwa UKM itu adalah embrio dari perekonomian kita. Semoga dengan adanya pembuatan hak cipta ini para perajin kita jadi makin semangat membuat produk produk yang berkualitas. Dan dengan adanya ini kita berharap akan muncul pahlawan-pahlawan baru di bidang ekonomi kita sehingga kedepannya kita dapat bersaing dengan produk – produk atau perajin-perajin dari ASEAN karena tahun 2016 nanti kita akan menghadapi yang namanya Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Semoga hal iini dapat memicu kita semua ,bukan hanya para perajin atau pengusaha UKM melainkan kita semua yang sedang mau membangun usaha. Waah jadi semangat buat usaha nih hehe…

Merdeka karyaku

Merdeka Perekonomian Negeriku

Merdeka Negaraku

Sukses

 

Sumber gambar :

Google

Sumber berita

Situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM

Antara news

Read more...
Beli Rumah dapat istri

Beli Rumah Bonus Istri?

“Ada-ada saja cara orang beriklan untuk menarik pembelinya, yang teranyar adalah iklan dari seorang wanita single parent asal Sleman, Yogya yang berniat menjual rumah peninggalan ibunya seharga 999 juta (pemilihan harga ini juga mengikuti kaidah psychological pricing => ah harga ga sampe 1 milyar), “paket lengkap” dengan kesempatan meminang dirinya yang notabene berstatus janda*)asal tidak nego, serta syarat dan ketentuan berlaku. Unik, dan mungkin baru pertama kali “terebar” begitu luasnya, sekali lagi, thx to viral buzz yang dalam hitungan jam saja sudah menyebar dengan cepat bahkan hingga lintas negara. Ya inilah efek viral marketing yang dahsyat.

Muasalnya karena ibu Winallia (40) yang ingin menjual rumah tapi tidak sampai hati melepas rumah yang dia renovasi dengan bantuan tenaga arsitek, berharap dia masih bisa menempati rumah sekaligus mendapatkan uang yang sedang ia butuhkan; pun setelah 14 tahun sendiri menugurus kedua anaknya, menurut beliau, sudah saatnya untuk mencari pasangan hidup lagi yang serius; sehingga ide sekaligus mencari pasangan yang membeli dan menikahi beliau mungkin bisa jadi merupakan isi pesan yang menarik. Adalah Bapak Dian, agen properti yang pertamakali mengiklankannya pada tanggal 7 Maret 2015 yang lalu, semula hanya lewat BBM semata kemudian meluas dan mengusulkan untuk menambahkan kalimat persuasive: “bonus” bisa menikahi pemilik rumah atas persetujuan pengiklan. Beliau pulalah yang kemudian mengunggah pada beberapa website jual rumah pada umumnya;- sampai di sini masih aktivitas pemasaran yang wajar dan normal. Beriklan dengan deskripsi yang bisa menarik target customer untuk tertarik dan mencari informasi tambahan lebih lanjut – lalu kemudian dibaca, di capture disebarkan oleh siapa entah pertama kali itu dilakukan – nah ini yang mulai masuk ke “below the line” atau non-tradisional effort dalam beriklan.

Dan BOOM!, sesederhana gerakan jemari pada era digital ini membuat penyebaran menjadi sangat cepat, tidak terkontrol, tidak bisa di bendung, bahkan dengan bubuhan kreativitas sehingga tercipta meme yang langsung menimbulkan keingintahuan, meluncur ke google, “mantengin” twitter atau Facebook, dan browsing google atau sumber-sumber media online lain, langsung dengan cepat informasi kita peroleh. Semakin hari semakin menuai perhatian. Wartawan, bukan hanya pembeli atau yang iseng bertanya, kemudian datang membuat “word of mouth” semakin lama bertahan di dunia maya. Bahka media asing seperti TIME dan Huffington post juga mengangkat topik yang sama sehingga beritanya mendunia. Ya MENDUNIA dalam hitungan hari. Luar Biasa.

Sebenarnya kenapa ini bisa terjadi? Menurut hemat saya, selain pesan yang unik – tidak bisa dipungkiri bahwa pengiklan cukup cerdas menaruh tagline yang catchy!; timing dari pengiklan ini “kebetulan pas” pada saat audiens dijejali berita politik tanah air, kondisi rupiah yang melemah, serta ancaman-ancaman negara luar akibat tindakan hukum di negara ini. Kejenuhan yang sedang dialami para konsumen kemudian mendapatkan suguhan informasi yang “breaking the clutter”, kemudian menjadi hiburan tersendiri. Walau tidak kemudian bisa menarik dengan cepat (yang mereka pikir) adalah target audience, atau target konsumen, namun “efek gaung” nya cukup membuat decakan kagum. Dapak negatif, saat nada miring atau penanya iseng kemudian berdatangan, anggaplah itu efek negatif dari beriklan. Yang harusnya, sudah diantisipasi penaruh iklan dan agennya sebelumnya.

gambar-blog

Pelajaran menarik adalah, bahwa mudahnya tweet, re-tweet, update status, pasang di instagram, path, upload di youtube, dan berbagai kemudahan melakukan exchange informasi (yang berdasarkan definisi terakhir dari Pemasaran berdasarkan American Marketing Association) sepatutnya dipergunakan dengan hati-hati dan penuh perhitungan.

“what’s next” jika sudah tersebar luas? How to handle (and tackle) the negative effect(s) yang (seringkali) tidak bisa dihindari? How to transform the “persuasion” into “transaction?” semua yang gratis tidak selamanya baik. Kuncinya memang bagaimana mengendalikan arus, isi dan interpretasi informasi pada lingkungan yang sulit dikendalikan, sehingga tujuan pemasaran bisa diperoleh dengan keuntungan di pihak penjual (dan pembeli?) dan imbalan (hiburan) bagi para “perantara informasi”. Semua untung. Semua senang.

Nasi sudah menjadi bubur, walau ibu Winallia sendiri mengaku beliau sedikit malu dan berusaha meyakinkan bahwa ini bukan usaha mencari sensasi belaka, rumah tetap harus dijual (dan harap-harap suami yang baik, sholeh dan punya uang untuk membeli rumah) bisa di peroleh secara serentak; walau tujuan menjual rumah yang utama, tidak dapat suami baru tidak mengapa. Mungkin saatnya kembali memanfaatkan viral sebagai media “informasi tambahan/koreksi”. Selain menampilkan spesifikasi rumah dan gambar, perlu di bubuhi keterangan: “Hanya yang berminat serius, bagi yang ingin memanfaatkan bonus menikah, datang langsung tatap muka dengan penjual dan perantara ke lokasi sekaligus cek rumah (dan cek calon mempelai?) dengan syarat-syarat dan  berikut: bla bla bla bla; surat-surat tanda single ini itu; jika peminat tidak berniat mengambil bonus bisa kontak via telepon atau wa atau bbm atau datang langsung (opsional). Jangka waktu “open house” da penawaran adalah hingga tanggal sekian…

Siapa tau dengan informasi yang (sedikit) lebih jelas itu, tujuan penjual bisa tercapai (rumah laku), “perantara viral’ bisa menyebarkan lewat medsos atau jaringan yang mereka miliki (benefit hiburan) dan pembeli bisa lebih jelas mengecek kecocokan (rumah dan calon) sehingga tidak seperti membeli kucing dalam karung. Pada akhirnya, keuntungan penjual ada di tangan pembeli yang puas (satisfaction), bukan?

 

#GG’sMktgThought

Sumber:

http://www.tempo.co/read/news/2015/03/11/058648953/Motif-Wina-Lia-Ngotot-Jual-Rumah-Bonus-Suami

http://www.bingkaiberita.com/beli-rumah-bonus-istri-cantik/

http://www.merdeka.com/peristiwa/ini-winalia-wanita-yang-iklan-jual-rumah-sekaligus-bisa-menikahinya.html

http://www.presnapos.com/iklan-beli-rumah-bonus-istri-di-sleman-ternyata-betulan/

http://boomee.co/2015/03/heboh-iklan-beli-rumah-bonus-istri

Read more...

3 Trik Digital Marketing yang Patut Dicoba

Adconomic.com – Ada banyak sekali pola dalam memaksimalkan bisnis anda melalui digital marketing. Yang akan saya bahas ini adalah beberapa tips yang akan membantu anda ke tahap yang lebih maksimal lagi untuk bisnis anda.

email-marketing

Email Marketing

Ini adalah cara lama yang cukup efektif untuk meningkatkan traffic ke website anda. Riset mengatakan bahwa 91% orang membuka emailnya setiap hari. Jadi kemungkinan terjadinya sales pada bisnis anda sangat tinggi. Beberapa konsumer lebih suka menerima penawaran melalui email karena dianggap lebih personal apalagi jika isi pesan tersebut memang ditujukan untuk konsumen yang loyal. Rata-rata konsumer membuka email paling tidak 2 hari setelah email itu dikirim. Jadi pastikan jika anda ingin mengirimkan pesan yang berisi promo untuk mengatur tanggal yang tepat.

4 Tips Email Marketing
1. Berikan alasan agar orang-orang meng-subscribe ke email anda. Misalkan, Setiap orang yang subscribe anda berikan kupon diskon dsb. Ini bertujuan untuk mendapatkan email pengunjung anda tanpa harus mereka merasa terpaksa.
2. Buatlah tampilan yang menarik dan mudah ditemukan halaman atau kolom untuk mendaftarkan email pengunjung. Biasanya diletakan di halaman depan website atau muncul sebagai pop up message.
3. Buatlah penawaran menarik setiap orang yang memang sudah meng-subscribe anda. Ini akan menjadi nilai lebih di mata customer anda.
4. Buatlah email yang mobile friendly. Berkembangnya teknologi smartphone membuat orang-orang tidak perlu lagi membuka email dari Pc atau Laptop. Pastikan email anda mudah dibaca saat diperangkat yang ukurannya kecil sekalipun

 

socmed

Media Sosial

Sudah bukan rahasia lagi para pebisnis menggunakan media sosial sebagai salah satu strategi digital marketing mereka untuk memasarkan produk atau hanya berbagi informasi dan membangun komunitas.

7 Tips untuk Social Media Marketing

  • Selalu update mengenai informasi bisnis anda di media sosial.
  • Postinglah konten yang sedang tren sehinnga para audiens dapat ikut mengutarakan pandangan mereka juga. Hal ini memberikan nilai lebih terhadap akun media sosial anda.
  • Bagikan konten yang anda buat ke semua jenis media sosial yang anda punya
  • Postinglah konten secara konsisten untuk menjaga hubungan anda dengan audiens anda.
  • Gunakan Tools yang ada di media sosial untuk mengukur efektifitas konten anda
  • Fokuslah pada media sosial yang efektif seperti, Facebook dan Twitter

reputasi-online

Reputasi Online

Reputasi bisnis anda dimata para auediens sangatlah penting. Biasanya para audiens lebih percaya opini produk dari keluarga atau temanya. Untuk itulah pentingya anda mengembangkan strategi dimana para audiens yang menjadi pelanggan untuk mau memberi testimoni positif dan rating pada bisnis anda secara sukarela. Riset mengatakan 79% audiens akan membeli produk secara online setelah melihat testimoni atau rating terhadap produk tersebut. Lebih banyak pelanggan anda memberikan testimoni positif terhadap bisnis anda akan makin tinggi juga reputasi online bisnis anda di mata audiens. Jika terjadi kesalahan yang entah memang kesalahan anda atau bukan, yang anda harus lakukan adalah merespon dengan cepat agar tidak ada komplain berkelanjutan yang mempengaruhi reputasi online bisnis anda.

2 Tips Digital Marketing untuk menjaga Reputasi Online di Bisnis anda
1. Monitor Hasil dari Pencarian di Google Search
Selalu update semua konten anda yang ada di website maupun di media sosial. Dan selalu monitor hasil pencarian dari Google. Tujuannya adalah untuk mempermudah audiens mencari produk anda. Jika anda sedang melakukan promo pastikan audiens mengetahui keberadaan anda dan promo apa yang anda tawarkan
2. Ceritakan Brand dari bisnis anda menggunakan media sosial.
Biasanya audeins akan tertarik dengan cerita tersebut apalagi jika ada testimoni yang membuat audiens percaya.

Aktiflah Di Media Sosial
Jalinlah hubungan dengan pelanggan anda yang aktif di media sosial untuk mendorong percakapan. Dan cari tahu apa yang audiens katakan tentang brand bisnis anda dengan social media search

Ingat 3 hal ini

  1. Selalu membalas setiap komentar pelanggan anda.
  2. Selalu menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan dari pelangaan anda.
  3. Ucapkan terimakasih kepada pelanggan anda yang merefrensikan produk anda kepada orang lain
Read more...

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Untuk Pemain E- commerce

Masih inget slogan “Orang Bijak Bayar Pajak” ??. Pasti tau dong kan kita adalah orang yang bijak alias suka bayar pajak. Nah kali ini perpajakan mulai meranah ke industri e commerce, pemerintah sudah mempersiapkan sebuah aturan yang disebut “ e commerce road map”. Karena menurut pemerintah industri e commerce di Indonesia sedang marak sekali, sehingga pemerintah perlu membuat peraturan agar dapat membentuk sebuah ekosistem yang kondusif bagi industri e commerce itu sendiri. Dalam rencananya roadmap itu sendiri akan diterbitkan dalam tiga sampai enam bulan ke depan . Roadmap tersebut akan memberi panduan yang jelas mengenai “cara main” dalam industri e commerce saat ini di antaranya adalah dalam layanan logistik , metode pembayaran dan salah satunya adalah aturan pajak.

Untuk masalah roadmap mengenai pajak e commerce sendiri, Pemerintah sedang menggodoknya melalui oleh 3 kementerian yaitu Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Kementrian Perdagangan (Kemendag), dan Kementrian Keuangan (Kemenkeu). Masalah ini terjadi karena masih banyak para pemain e commerce itu sendiri masih tidak memiliki NPWP. Wah ternyata masih banyak yang belum punya NPWP ya?. Karena hal itu pula pemerintah sekarang mewajibkan setiap penjual online wajib memiliki NPWP dan sertifikasi khusus dari Kemkominfo mengenai industri e commercenya. Seperti dikutip dari Kompas, Menkominfo Rudiantara mengatakan, “Berdasarkan Peraturan Menteri tahun lalu, penjual online itu dimudahkan hanya mendaftar. Tapi pertengahan 2015 ini, Kominfo akan mengeluarkan aturan bagaimana mensertifikasinya”. Dengan demikian berarti mulai dekat ini para penjual online harus memiliki sertifikasi khusus agar bisnisnya terlegitimasi dan mengurangi terjadinya kejahatan online.

Sebenarnya aturan ini juga untuk meningkatkan pertumbuhan pemain e commerce lokal itu sendiri agar tidak ada pihak asing yang masuk ke industri e commerce kita. Walau demikian peraturan ini masih belum terlihat jelas seperti apa jadi wajar apabila masih ada yang mempertanyakannya. Apabila ini nantinya akan berjalan semoga saja tidak menghambat teman – teman yang sedang menjalankan bisnis e commercenya dan justru membantu para pemain e commerce yang sudah berjalan maupun yang akan memulai.

Semangat pemerintah!!!

Maju terus e commerce Indonesia!!

Merdeka…….

Sumber :

Kompas.com

Gambar : Google

Read more...