Marketing

7 Tips Membangun Brand Startup Anda

   Reputasi membangun merek adalah alasan utama untuk memastikan bahwa audiens target Anda membentuk persepsi positif tentang startup Anda. Jadi, jika audiens Anda percaya bahwa produk atau jasa Anda identik dengan kualitas yang hebat, mereka dapat membuat keputusan pembelian instan tanpa berpikir.

  Menciptakan Brand  yang kuat  bukan  hanya dengan desain website yang profesional , desain logo, produk dan layanan berkualitas. Semua elemen untuk promosi juga dapat membangun kekuatan brand. Berikut adalah beberapa tips penting untuk mempertimbangkan untuk membangun merek startup yang kuat.

1. Tentukan Tujuan Anda

Pastikan bahwa startup Anda memiliki tujuan dan tidak hanya membuat janji palsu. Anda harus meluncurkan bisnis dan produk atau jasa anda. Ini akan membantu Anda menentukan posisi merek Anda. Jadi, masuk akal untuk menyoroti daerah di mana bisnis Anda berbeda dari pesaing Anda. Misalnya, IKEA adalah produsen furnitur global. Tapi visinya adalah untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik sehari-hari. Visi dan misi fungsinya untuk menarik pelanggan potensial Anda.

2. Pesan Kohesif

Pesan Anda di semua platform harus konsisten sehingga orang percaya dengan Anda. Pesan harus efektif berhubungan dengan merek Anda. Misalnya, jika Anda menambahkan foto ke halaman Facebook Anda, harus tingkatkan kepribadian merek Anda dengan menyoroti pesan Anda.

3.  Membangun Emosional

Ingat, pelanggan potensial Anda mengandalkan kekuatan produk untuk membangkitkan emosi. Banyak terjadi pembelian produk atau jasa karena dipengaruhi karena adanya keterikatan emosiaonal. Pemasar menggunakan emotional branding untuk menciptakan komunitas pelanggan setia terhadap merek. Dalam strategi ini , orang dituntun untuk percaya bahwa mereka adalah bagian dari merek. Masukan seluruh pesan yang menarik bagi emosi pengguna Anda. Jangan terus berbicara tentang usaha bisnis Anda, tetapi cobalah  berbicara tentang konsumen Anda .

4. Jadilah Flexible

Untuk menciptakan merek perusahaan yang kuat, Anda harus siap untuk menerima tantangan baru dan mempertahankan pendekatan yang fleksibel. Jadi, Anda harus menunjukkan fleksibilitas sehingga Anda dapat membuat penyesuaian dengan harapan generasi baru dari bisnis Anda. Apabila dapat menyesuaikan diri itu kan efektif agar bisa berinteraksi dengan pelanggan yang lama dan baru.

5. Berkomunikasi Dengan Pelanggan

Melatih karyawan Anda pada semua aspek  merupakan hal yang penting terutaa komunikasi. Komunikasi yang efektif dan santun dengan pelanggan akan memberika kepercayaan pelanggan. Ambil contoh Zappos, produsen sepatu populer. Mereka memiliki departemen yang terpisah untuk menjawab pertanyaan pelanggan.

6.  Mengolah Loyality

Pastikan bahwa Anda menumbuhkan loyalitas di antara pengikut Anda, konsumen dan pelanggan. Anda dapat menulis surat pribadi kepada pelanggan Anda untuk berterima kasih kepada mereka karena sudah berbisni dengan Anda. Meminta mereka untuk menulis pengalaman mereka menggunakan produk dan fitur tinjauan mereka di situs Anda. Dan berilah hadiah untuk mereka.

7. Perhatikan Kompetitor

Anda harus  mengetahui tentang apa yang sedang dilakukan dan yang  sudah dilakukan pesain Anda. Anda harus belajar dari pesaing Anda. Mengawasi kegiatan pesaing Anda di media sosial. Jadi, pastikan bahwa Anda tahu cara efektif mengeksplorasi media sosial untuk branding startup Anda.

Semoga dengan tips ini dapat mempermudah anda dalam membranding startup Anda dan memperoleh hasil yang baik.

Tips Twitter Marketing

Jika twitter digunakan dengan maksimal  , twitter bisa menjadi media untuk mengarahkan , meningkatkan traffic web, dan penjualan. Dan ini dia 5 tips dalam memaksimalkan twitter untuk memasarkan usaha anda

1.      Ringkasan Tweet , bukan berita utama

Seringkali , ketika  memposting blog atau  konten lain  suka malas  adapun pilihannya : Cukup tweet  judul posting blog. Sebenarnya ada pilihan  yang masuk akal dengan mengingat karakter  twitter yang  terbatas . Namun, jika ingin  mendapatkan orang untuk klik link  . Daripada hanya posting judul blog dengan link , lebih baik  merangkum posting blog dengan cara yang menarik seperti misalnya kultwit

2.      Gunakan Gambar dalam Tweet

Twitter adalah alat yang hebat untuk pesan teks singkat , tetapi jika semua yang  kita tweet keluar dari  konteks  kita, maka kita akan kehilangan potensi twitter. Tweet yang  mencakup gambar dapat  meningkatkan keterlibatan follower , jadi  apa salahnya jika kita memposting dengan gambar ? kawan ADco bukan seorang desain grafis ? Jangan khawatir , Kawan ADco dapat membuat gambar kustom yang berkualitas  bagus  dengan alat desain grafis gratis yaitu Canva  . Itu tools  yang bagus dan mudah digunakan untuk desain yang bagus .

3.      Memanfaatkan fungsi Search pada twitter

Kawan ADco  tinggal menjangkau orang yang tepat ( target pasar  ) . Nah, untuk mencari  audiens yang sesuai dengan target pasar kita, Kawan ADco bisa menggunakan fungsi search di Twitter bisnisnya Kawan ADco .  Dengan memanfaatka fungsi search Kawan ADco dapat melihat orang mengetweet dengan segala  macam hal , bahkan seringkali ada hal-hal yang berhubungan langsung dengan bisnis yang Kawan ADco geluti . Misalnya , Kawan ADco menawarkan produk baju maka Kawan ADco bisa menggunakan  fitur search  untuk menemukan semua orang yang telah menyebutkan keyword baju . Untuk lebih yakin Kawan ADco bisa mencobanya . Setelah menemukan pengguna twitternya , Kawan ADco dapat mengikuti mereka dan bisa menawarkan produk Kawan ADco pada mereka.

4.      Ikuti blogger dan anggota pers

Biasakan untuk mengikuti blogger dan anggota pers yang menghasilkan konten yang Anda baca ( dan yang berhubungan dengan industri Anda ) . Pada umumnya , jurnalis dan blogger memanfaatkan  twitter mereka untuk memposting hasil dari artikel mereka  sehingga akan  sangat mudah untuk berhubungan langsung dengan mereka . Setelah Anda membangun hubungan dengan blogger favorit Anda / wartawan , Kawan ADco akan berada dalam posisi yang menguntungkan untuk memasarkan produk kawan Adco.

5.       Influencer

Tidak hanya harus menghubungkan dengan blogger dan wartawan, Kawan Adco juga harus berhubungan dengan orang lain yaitu pengusaha sebagai influencer  . Menghubungkan dengan influencer  paling berpengaruh dalam kedudukan bisnis Kawan ADco . Adapun manfaatnya adalah  mendapatkan konten  dari follower mereka , membentuk kemitraan baru , dan banyak lagi. Tapi ingat , hubungan dengan influencer harus timbal balik . Jadi , sebelum Kawan ADco  meminta influencer untuk membantu usaha Kawan ADco , pastikan dulu bagaimana Kawan ADco bisa membantu mereka juga  .

Samsung “Bermain” di Film Jurassic World

Sudah ada yang  menonton film Jurassic World? Film garapan  sutradara Colin Trevorow yang menceritakan tentang dunia dinosaurus  ini berhasil menjadi tiga besar film berpendapatan tertinggi dalam sehari paska dirilis, atau mencapai US$ 82,8 juta, mengungguli Avengers dan The Dark  Knight.

Film ini setidaknya membuat kita reuni terhadap film sebelumnya yaitu Jurassic Park. Dengan usaha pemasaran yang kuat film ini menjadi film yang paling ditunggu-tunggu pada tahun ini. Salah satu pemasarannya adalah trailer yang dibuuat sebelum film ini diluncurkan diantaranya seperti ini  :

 

Video ini berbeda dengan tariler – trailer film pada umumnya, trailer ini menceritakan  sebuah perusahaan teknologi bernama INGen yang menciptakan dinosaurus dari hasil persilangan DNA hewan – hewan . Trailer ini dibuat seperti company profile perusahaan yang memberikan penjelasan bagaimana proses terciptanya dinosaurus. Mungkin untuk orang yang belum tau cerita tentang sekuel jurassic park ini akan menyangka bahwa perusahaan ini memang benar nyata.  Jelas ini adalah bagian dari  salah satu strategi pemasaran untuk menggebrak film ini untuk menciptakan sesuatu yang viral.

Selain trailernya juga, apabila Kawan ADco sudah menonton filmnya  ada terdapat beberapa brand ternama muncul di film ini seperti Samsung ,Marcedes Benz, Coca Cola , dan masih banyak lagi.   Sebagai sebuah film bebudget tinggi (senilai US$ 95 juta), film ini tak lepas dari campur tangan marketer dalam menyusun product placement, alias menyisipkan sebuah produk komersial yang nyata dalam sebuah media fiksi yaitu melalui sebuah film.

Ada brand yang  paling menonjol di film ini yaitu  brand Samsung . Sebagai sponsor utama, Samsung tampil lewat The Samsung Innovation Center, sebuah gedung utama yang terletak di Main Street Jurassic World. Selain itu, seluruh televisi atau layar LCD yang ada dalam film ini seluruhnya bermerek Samsung. Ini memberi kesan kepada kita bahwa Samsung merupakan merek dengan teknologi yang tinggi dan inovatif.

Innovation-center_gallery1

Yang jelas dengan adanya film Jurassic World ini membuat para pemasar tergiur. Mengapa? karena film memiliki audiens yang sangat besar , selain itu film juga dinilai efektif dalam menimbulkan brand awarness , karena merk akan terpampang lama dalam sebuah film. Apalgi film ini nanti akan ada dalam bentuk VCD/DVD sehing audiens akan melihat merk – merk dengan jangka waktu yang relatif lama sehingga akan menimbulkan brand awareness yang lebih.

Waah, film Jurassic World menjadi magnet tersendiri ya buat para pemasar, wajar kalau film ini pendapatannya melebihi film The Avengers dan The Dark Knight.

 

Sumber : Marketeer.com

Kejahatan atau Hanya “ Great Marketing ” ?

Siapa yang tidak tahu novel ataupun film “Fifty Shades of Grey” ? orang pasti tidak sabar menunggu peluncuran novel terbaru “ Fifty Shades of Grey “. Namun ada berita yang menghebohkan terkait akan diluncurkannya sekuel novel yang sangat laris ini. Menurut sebuah laporan , tulisan  El James ini dicuri.

Seperti dilansir dari today.com,  pihak penerbit novel “ Fifty Shades of Grey “ yaitu Penguin/Random House mengatakan kepada NBC news bahwa fans tidak perlu khawatir dengan  berita tersebut. Novel tersebut rencananya akan diluncurkan pada tanggal 18 Juni 2015 pada saat ulang tahun Cristian Grey. Dan mengenai salinan novel yang hilang itu polisi sedang menyelediki.

Namun sepertinya berita tersebut hanya untuk menghidupkan gebrakan novel tersebut. Dan ketika NBC news dihubungi Scotland Yard ternyata polisi membantah mendengar pencurian.

Nasi sudah menjadi bubur, Ini juga bukan pertama kalinya pencuri mengambil  sebuah salinan buku novel yang sangat laris sebelum novel itu diluncurkan ke publik. Pada tahun 2003 , ribuan tulisan  “Harry Potter and the Order of the Phoenix” dari sebuah trailer . Dan penulis “ Twilight ” Stephanie Meyer berhenti menulis buku kelimanya  “Midnight Sun” ketika draft bocor pada tahun 2008.

Terlepas dari masih abu-abunya pencurian itu, biar bagaimanapun tidak akan menghentikan penerbitan besar “Fifty Shades”. Apakah ini hanya sebuah strategi marketing dari penerbit untuk  menggebrak peluncurannya pada tanggal 18 juni

Sumber : todays.com

5 tips Free Marketing

Marketing pada umumnya merupakan prioritas terakhir dalam hal pengeluaran bisnis kecil. Namun  ada beberapa cara untuk menggerakan Marketing Campaign  dengan gratis.

Dan ini adalah 5 tips marketing  tanpa harus mengeluarkan biaya sepersen pun  :

1. Sosial Media

Memanfaatkan kekuatan media sosial adalah suatu keharusan bagi setiap bisnis kecil . Namun,  kita harus memilih platform yang tepat untuk menuangkan energi dan waktu ke dalam. Jangan kerena banyak perusahaan yang sering menggunakan facebook kita juga kita juga mengikuti memasarkan di facebook. Lalu bagaimana caranya kita menggunakan media sosial yang tepat? Untuk menemukan mana platform media sosial yang baik untuk kita , kita harus terlebih dahulu memahami target market kita. Mereka sering menggunakan platform medianya apa dan kebiasaanya apa. Jangan sampai kita membuat kesalahan dalam menggunakan media sosial tertama dalam hal menjadwal postingan. Karena suksesnya pemasaran di media sosial sangat bergantung pada update postingan yang konsisten, menginformasikan. dan menanggapi audiens

2. Menjadi Ahli

Kita harus bisa memposisikan diri sebagai ahli di bidang kita  ,sehingga nama usaha kita dapat dikenal   dan akan  menarik pelanggan baru . Mengidentifikasi target media dan menghubungi wartawan untuk memberitakan apa yang pernah kita bicarakan. Wartawan selalu menulis cerita setiap harinya dan mereka membutuhkan pendapat ahli tentang topik yang mereka tulis. Lalu menawarkan untuk menulis blog atau website industri yang menerima postingan kita juga cara yang efektif untuk menunjukkan keahlian kita. Dan ini bisa  menjadi strategi marketing kita .

3. Survei Pelanggan Anda

Survei tidak perlu membutuhkan biaya apa – apa untuk mengetahui bagaimana oranng bisa tahu dengan produk kita ? jawaban dari  pertanyaan – pertanyaan yang kita berikan  kepada orang-orang  mengenai produk kita itu akan   membantu  dalam memperbaiki strategi marketing selanjutnya.

4. Mengisi SEO Anda

Search engine optimization (SEO) adalah penting untuk peringkat Google yang baik dan mengarahkan  orang untuk berkunjung ke website kita. Namun masih banyak pemilik usaha justru kebingungan bahkan tidak tahu  tentang SEO sehinga bingung harus memulainya dari mana .  Salah satu cara Google memberi peringkat suatu website  adalah dengan melihat berapa banyak link yang relevan mengarahkan orang ke website  kita dari website lain. Atau juga bisa memainkan kata kunci dari artikel yang kita buat,semakin banyak kata kunci yang kita gunakan kemungkinan besar semakin besar pula jumlah orang yang mencari kata kunci kita,dan itu akan mempengaruhi SEO kita juga.

5. Branding Yang Konsisten

Kita harus membranding  usaha kita, karena ini sangat penting.  Namun sudahkah usaha kita memiliki keseragaman?

Untuk membangun citra kesatuan dan profesionalisme kita harus branding secara konsisten. Adpun caranya untuk membranding sebuah usaha. Contoh kita harus menjelaskan pentingnya sebuah tampilan yang  konsisten dan merasa memiliki. Tidak cuma itu kita juga harus membuat seperti kartu nama, tanda tangan , email , penjuaan dan jaminan promsi , seragam perusahaan, dan alat tulis. Itu dibuat sebagai  identitas usaha kita. Dengan itu maka staf yang bekerja dengan kita akan merasa bangga dengan perusahaan  dan orang lain akan melihat kita bahwa kita adalah perusahaan yang profesional.

Jadi branding yang konsisten itu sangat penting, apabila inkonsisten maka orang akan bingun dan tidak tertarik dan tidak percaya dengan kredibilitas  usaha kita.

Bagaimana kawan ADco mau mencoba?Semoga tips ini dapat membantu dan bermanfaat  ya.

Tips Enterpreneur Versi CEO Instagram

Siapa yang tak kenal dengan instagram? Tapi Kawan ADco kenal tidak dengan CEO nya? Ya mereka adalah Kevin Systrom dan Mike Krieger. Instagram sendiri pada saat ini khusunya di indonesia banyak digunakan untuk foto suatu moment seperti pemandangan, makanan, art, dll.

Karena aplikasi instagram banyak digemari orang banyak dan sukses, bukan berarti  bisa dilakukan dengan mudah mencapai kesuksesan. Adapun bebrapa tips untuk menjadi enterpreneur versi CEO instagram yaitu Kevin Systrom dan Mike Krieger . Kevin systrom pernah mengatakan bahwa sebagai seorang enterpreneur jangan takut membuat solusi dari suatu masalah.

Dan ini Tips – Tips dari mereka :

1. Perhatikan Feedback

Pada awalnya Kevin Systrom dan Mike Kreiger menciptakan sebuah aplikasi check in bernama Burbn  yaitu sebuaah aplikasi yng bisa menggugah foto  sekaligus check in di suatu lokasi. Namun sayangnya aplikasi ini kurang menarik minat masyarakat. Melihat feedback dari masyarakat kurang berkenan , akhirnya mereka membuat memutuskan membuat aplikasi yang berfokus pada foto yaitu instagram. Dan hasilnya bisa dilihat sekarang Instagram sangat diminati banyak orang.

2. Tinggalkan yang tidak penting

Pada saat itu instagram menggunakan fitur live filter, namun banyak yang kurang suka dengan fitur live filter. Kevin dan Mike lalu menyarankan agar kita jangan takut untuk membuang dan meninggalkan hal yang tidak berfungsi atau tidak digunakan.

Tidak perlu mempunyai tim yang besar

Mempertahankan sebuah  tim yang kecil adalah sebuah kesalahan namun bisa menjadi sebuah kekuatan. Karena lebih baik mempunyai tim yang kecil tapi diisi oleh orang orang yang hebat dibanding mempunyai tim yang besar tapi diisi oleh orang – orang yang biasa biasa saja.

3. Cari orang yang pintar dan punya passion

Karena sangat penting untuk bekerja dengan orang yang pintar dan mempunyai kepercayaan terhadap kita.

4. Lebih dari sekadar produk

Maksudnya adalah kita membangun sebuah perusahaan bukan hanya membangun sebuah produk semata tapi kita juga harus membangun sebuah tim yang kuat

5. Jelaskan Produk dalam 30 detik

Kita harus bisa menjelaskan apa yang unik  dari produk kita. Kita juga harus menjelaskan mengapa mereka mebutuhkan produk kita. Dan itu dilakukan dalam 30 detik, mengapa ?? karena apabila lebih dari 30 detik maka kita berarti sudah tidak diperhatikan lagi oleh mereka.

6. Jangan cepet puas

Setiap membuat produk pasti ada kritik dan pujian . Karena kritikan merupakan sebuah bahan evaluasi kita untuk menjadi lebih baik, sedangkan ketika kita mendapat pujian sebetulnya itu bisa menjadi batu sandungan karena kadang ketika produk kita dipuji kita merasa puas sehinga membuat kita tidak ingin melakukan suatu hal yang baru dan baik lagi untuk ke depan.

 

Dan yang sudah dilakukan oleh Kevin Systrom dan Mike Kreiger dalam membangun instagram. Dan mungkin tips ini dapat diikuti oleh Kawan ADco dalam mebangun usahanya agar bisa sebesar Instagram ataupun lebih. Siapa yang tahu? Iya kan? Jadi jangan pernah menyerah ya Kawan ADco..

 

Semangat !!!

Semoga bermanfaat ..

 

Sumber :

Andriwongso.com

shades_of_Grey

“Fifty Shades of Grey”, a Marketing Phenomenon

Film yang diluncurkan bertepatan dengan perayaan hari kasih sayang atau Valentine’s Day 2015 ini menjadi perbicaraan di banyak media sosial tanah air dan Internasional. Film keluaran dari Universal studio tersebut menjadi film “terpanas” Hollywood, baik dari jalan cerita maupun, dari biaya, dari penjualan tiket bioskop yang dalam beberapa hari saja sudah: luar biasa!

Lantas apa sebenarnya yang menjadi kunci sukses film yang disadur dari buku dengan judul yang sama berbiaya US$40M ini? Karena banyak film yang memang diluncurkan pada hari Valentine, dan banyak pula film yang sudah beredar mengangkat seksualitas yang berakhir dengan biasa-biasa saja?

 

Menurut saya, kunci utama kesuksesan film ini adalah pada “Marketing” yang terencana dengan baik, dan dieksekusi dengan sempurna. Jauh sebelum film dibuat, tim marketing telah merancang milestones yang rapih. Produser betul merecanakan pembuatan dan pemasaran film ini dengan hati-hati. Berikut beberapa faktanya:

Hampir tiga tahun sebelum film dibuat, tim Marketing telah meakukan riset yang mendalam mengenai apa yang diinginkan  target audience/konsumen; apa yang menjadi keinginan para pembaca novel asli bertajuk sama karangan E.L James; kemudian merancang kegiatan pemasaran yang komprehensif untuk bisa memenuhi keinginan konsumen tersebut. Dalam ilmu pemasaran, ini adalah basic thing yang harus dilakukan setiap pemasar. Karena kunci utama dari konsep pemasaran adalah menggali dan mengetahui dengan baik  needs and wants dari konsumen, sebelum mebuat produk yang akan ditawarkan dan mendefinisikan siapa yang akan menjadi segmen yang disasar melalui riset pemasaran. Langkah pertama yang on track.

 

Tak kurang dari setahun sebelum film di rilis, kampanye pertama sudah diluncurkan. Poster bertuliskan “Mr. Grey will see you now” – mengambil petikan dari dialog di dalam film, dengan gambar pemeran Mr Grey yang terlihat bayangan dari belakang sudah dipajang di berbagai penjuru US, sebulan kemudian foto dari kedua pemain mulai muncul untuk memberikan clue berikutnya begitu selanjutnya. dilanjutkan dengan peluncuran twitter resmi film tersebut. tidak hanya statis dari satu sumber yaitu produser film, tapi tim marketing sudah memilih para “Brand Ambassador” / endorser yang kemudian akan menyebarkan “virus viral marketing untuk menciptakan awareness. Penulis buku asli, E.L James pun mulai ‘berkicau’ mengenai count down dari trailer; dan Beyonce 5 hari sebelum peluncuran trailer mulai menampilkan teaser-teaser trailer di akun instagram miliknya. Dari hal tersebut bisa kita simpulkan juga, bahkan trailer pun mereka treat dengan sangat spesial. se-spesial peluncuran filmnya! Sekian bulan sebelum film tayang, mulai secara pelan-pelan trailer di rilis, dengan berbagai versi, dimana versi yang diiringi lagu soundtrack “Crazy in Love” dari Beyonce menjadi trailer yang paling banyak dilihat sepanjang tahun 2014, bahkan sepajang sejarah jika diakumulasikan dengan media selain youtube. Empat bulan setelah trailer pertama, trailer ke dua muncul; dengan angle dan versi berbeda tentunya; diikuti dengan trailer ke-3 yang diluncurkan sebulan sebelum penayangan perdana full movie pada Superbowl XLIX, 1 Febuary 2015. trailer terakhir adalah “last reminder” yang sengaja dikeluarkan pada bulan yang sama sehingga potential audience kembali ‘diingatkan’ untuk ‘sabar, sebentar lagi’; sambil tidak lupa beberapa promosi melalui iklan-iklan singkat dengan tagline “curious?” yang  kerap ditayangkan untuk memberikan efek ‘penasaran’ yang besar.

 

Tak hanya itu, website resmi diluncurkan http://www.fiftyshadesofgreymovie-intl.com/ww/ sebagai baseline kegiatan digital marketing mereka. Tidak hanya sinopsis, foto-foto, video (update trailer dan soundtrack), terdapat pula “footage” yang berisikan detail dari apartment milik Mr Grey yang bisa dilihat 360 derajat lengkap, juga sebelu launching diadakan permainan/online game yang menawarkan pemirsa untuk menjadi internship  dalam perusahaan milik Mr Grey; dengan balasan gimmick sesuai tema film. Semua untuk menciptakan experience (marketing) sehingga audience potensial akan mulai merasakan engagement dengan tokoh, scene, dan detail di dalam film. Beberapa link ke penulis buku dan hal-hal yang berkaitan dengan film juga tersedia.

 

Soundtrack yang biasanya hanya dianggap sebagai pengiring film, juga mendapat perlakuan istimewa. peluncuran dari soundtrack-soundtrack tersebut dibuat berurutan sejak akhir tahun 2014; hingga yang terakhir empat hari sebelum premiere. Tak hanya Beyonce yang menyanyikan lead soundtrack, tapi beberapa penyanyi terkenal lain juga ikut serta.

 

Film semula direncanakan tayang pada November 2014, kemudian “diralat” untuk di luncurkan tepat pada hari kasih sayang 2015; Akhirnya film tersebut pertamakali ditayangkan 11 Februari pada Berlin International Festival dan akhirnya pada 13 Februari 2015 mulai ditayangkan di layar lebar komersial lainnya. yang menarik, tiket bahkan sudah di pasarkan delapan minggu atau dua bulan sebelum premiere film. Hasilnya? per 16 Februari atau 2 hari setelah peluncuran, tercatat $266,395,000 di bukukan dari penjualan tiket; mungkin sudah jauh melampaui biaya pembuatan film dan pemasarannya. Mereka beruntung, (atau lebih tepatnya sangat baik perhitungannya?) karena selain Valentine day, saat peluncuran  bertepatan dengan libur akhir pekan panjang President Day kemudian yang memberikan kesempatan tambahan orang untuk menonton. dan iklan pun terus dilakukan selama film tayang, untuk menjaring penonton target yang belum menonton; dan mungkin, belum terinform dengan baik oleh kegiatan pemasaran yang sebelumnya extensive dilakukan.

 

Dengan kontroversi dari isi cerita beserta adegan-adegan yang hampir pasti bisa mengkerut durasinya akibat gunting badan sensor; bisa dipastikan arus deras protes, petisi, gugatan, kecaman, satire, cibiran, analisa ahli yang menghujat, boikot dan berbagai aksi menentang lainnya pun muncul, juga, jauh sebelum film ditayangkan.

Alih-alih, itu justru membuat angka penjualan melesat ke atas tidak seperti goyah sedikitpun. Komunikasi viral di social media semakin besar, dari riset, kebanyakan wanita yang men-twit-bagian dari film, yang pada akhirnya menjadi tambahan gaung yang menguntungkan.

 

Apa yang bisa dipelajari dari kasus ini?

Do your homework!

Apply Marketing concept and Go Viral! And

Turn any negativity into possitive fortune.
Pertama, mereka tau benar siapa konsumen yang mereka target, mereka dengan hati-hati mempelajari pasar, serta menggali apa keinginan dan kebutuhan akan film yang akan mereka tonton. Mereka menggali apa yang membuat mereka terbit curiosity-nya, karakter seperti apa yang nyata, mendekati aslinya sehingga penonton bisa merasa terikat atau terhubung dengan film dan karakter,bahkan mungkin merasa bahwa karakter merepresentasikan diri mereka. bagaimana menjangkau para potential viewer, termasuk didalamnya; bagaimana menggenerate buzz marketing atau word of mouth yang massive tapi ‘murah meriah’ dan pastinya, menjangkau market tersebut. plus perhitungan, kapan potential viewers akan merasakan keinginan yang kuat atau urge untuk menonton film ini;

 

Kedua, strategi Marketing Comunication yang luar biasa; komunikasi disampaikan berbagai channel dipergunakan, terperinci dan sistimatis, konvensional, non-konvensional, digital marketing  ikut dilibatkan. Komunikasi tidak berhenti di iklan, penayangan trailer dan soundtrack di youtube, twitter para brand ambassador, print ads; juga memanfaatkan berbagai tayangan talkshow, berita, website, all out. Kegiatan yang serupa pernah dilakukan saat peluncuran film the Hunger Games; namun kali ini dengan pemanfaatan viral communication yang lebih intens. Menimbang pasar memang sudah sangat aware bahkan terbiasa dengan gadget yang terhubung dengan dunia maya, terutama media sosial dengan jaringan yang menggurita, maka informasi dapat diterima, sekaligus disebarkan dalam hitungan sepersekian detik. High Budged and Low Budged with high impact for sure. Semua pesan disampaikan dengan tema yang konsisten: persis menggambarkan pemanfaatan Integrated Marketing Communication, atau 360degree communication, dalam teori pemasaran; sehingga pesan yang disampaikan diterima dan dimengerti dengan baik tanpa distorsi berarti.

 

Ketiga, Animo dan reaksi yang kemudian menjadi ‘Buzzer tambahan’ yang dilakukan secara oral maupun viral membuat gaung Film ini semakin “Grande”; blessing in disguise, curiosity-pun semakin besar terbentuk. Tidak ada penjelasan frontal yang ditujukan untuk membalas berbagai kritikan pedas; tapi mereka tetap melakukan kegiatan pemasaran yang diperlukan guna mempertahankan animo penonton hingga masa tayang resmi berakhir. Tidak perlu defensif atau offensive, biarkan penonton yang menilai. Sekian hari tayang, dan sudah bisa melampaui box office film lainnya. Sungguh cantik cara mereka memanfaatkan dan mengutilisasi kegiatan pemasaran yang tepat.
Konon sequel berikutnya akan tayang 2016 mendatang. secara histori sekuel bisa jadi tak se sukses awalnya. kita lihat, strategi pemasaran yang bagaimana lagi yang nanti mereka lakukan, akankah sequel kembali mendulang sukses?

 

‪#‎GG‘sMktgThought

 

Note: catatan diatas TIDAK dan BUKAN merupakan bagian dari kegiatan Marketing film tersebut, dan penulis TIDAK mengarahkan pembaca untuk melihat atau tidak melihat film tersebut. penulis BELUM melihat film secara utuh. tulisan diatas MURNI membahas sisi pemasaran suatu obyek. Maka, semua berpulang pada diri masing-masing yang menentukan. Merdeka.

 

Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Fifty_Shades_of_Grey_(film)
http://variety.com/2015/biz/news/theres-more-sizzle-than-sex-in-selling-fifty-shades-of-grey-1201421989/
http://www.fiftyshadesofgreymovie-intl.com/ww/