Pentingnya Target Audience Dalam Penjualan

Bagi kamu yang sedang membangun bisnis, pernahkah kmu bertanya mengenai target penjualan yang selalu tidak tercapai? padahal audience yang berkunjung ke situs dan akun media sosial kamu lumayan banyak mengalami kenaikan. Namun penjualan produk kamu belum juga mengalami kenaikan yang signifikan. Pentingnya target audience dalam penjualanan, salah satu elemen penjualan yang harus dipenuhi yaitu target audience.

Semua usaha telah dilakukan, mulai dari meningkatkan kualitas penulisan konten dan desain, hingga menggunakan iklan berbayar. Namun tetap saja usaha tersebut tidak memperlihatkan perubahan yang positif. Jika benar hal tersebut terjadi, mungkin kamu telah melewatkan salah satu elemen penting yang perlu diperhatikan saat menjalankan bisnis kamu yakin pentingnya target audience dalam penjualan. Intinya, target audience merupakan sekelompok orang yang berpotensi membeli produk kamu.

Mungkin kamu lebih sering mendengar target pasar daripada target audience. Lalu apa bedanya target audience dengan target pasar? Target pasar merupakan sekelompok orang yang memiliki kemampuan untuk membeli produk kita, sedangkan target audience merupakan bagian dari target pasar yang menjadi sasaran penjualan produk kita. Perbedaannya terletak pada jumlah di dalamnya. Ibarat populasi dan sampel pada sebuah penelitian, target pasar merupakan keseluruhan target dan target audience merupakan bagian di dalamnya.

Secara singkat, tentu tidak semua orang dalam target pasar akan menjadi pelanggan dari produk kita, karena setiap orang memiliki keinginan dan ketertarikannya masing – masing. Pada artikel kali ini kita akan mengesampingkan target pasar dan fokus pada penjelasan target audience secara lebih mendalam. Sudah menjadi rahasia umum bahwa target audience merupakan salah satu elemen yang mendasar dan penting dalam membangun sebuah bisnis. Pentingnya target audience dalam penjualan akan membantu kamu dalam memberikan banyak keuntungan yang membantu memaksimalkan setiap sumber daya yang kamu miliki.

Sederhananya, mendefinisikan dengan benar siapa target audience kamu akan menyelamatkan bisnis dari lubang kegagalan yang tidak perlu kamu masuki. Mengetahui siapa saja sasaran audience dari keseluruhan pasar, akan memudahkan kamu dalam menentukan strategi penjualan yang tepat. Memastikan kamu tahu dan bahkan mengenal target audience dengan baik sama pentingnya seperti memilih strategi marketing yang tepat untuk produk kamu. Mendefinisikan pentingnya target audience dilakukan agar produk yang telah dipromosikan dapat terjual dengan baik.

Sama seperti saat seorang pembicara mempersiapkan pidato yang sesuai dengan audiencenya, orang yang membuka bisnisnya juga harus memperhatikan siapa audience dari produk dan pelayanan yang ia jual. Jika produk yang kamu jual tidak sesuai dengan target audience, sebagus apapun produk dan pelayanan yang kamu berikan, tidak akan berhasil menarik perhatian audience untuk membelinya. Simak penjelasan dibawah ini untuk lebih mengetahui pentingnya target audience dalam penjualan.

Pengertian Target Audience

Target audience merupakan sekelompok orang yang didefinisikan dari beberapa karakteristik demografi serta perilakunya di dalam masyarakat. Jika kamu salah mendefinisikan audience, maka kamu akan membuat semua usaha dan waktu, bahkan dana yang telah dikeluarkan terbuang sia – sia. Mendapatkan jumlah reach sebanyak mungkin memang baik, namun juga kamu hanya mendapatkan reach yang banyak tanpa melakukan penjualan bukankah tidak ada gunanya?

Meskipun negara kita memiliki jumlah penduduk sebesar 276.361.783 orang, kita harus sadar bahwa tidak setiap orang di Indonesia akan membeli produk kita. Jadi kira – kira poin apa saja yang dapat digunakan untuk mengkategorikan target audience? berikut beberapa poin untuk memulainya:

  • Usia
  • Jenis Kelamin
  • Pendidikan terakhir
  • Pekerjaan
  • Lokasi
  • Pendapatan
  • Perilaku konsumsi
  • Dan sebagainya

Pentingnya target audience dalam penjualan, kamu bisa mulai menentukan audience dari usia, pekerjaan, hingga perilaku konsumsi audience. Contohnya, produk yang kamu jual adalah baju dengan desain keren yang mengikuti trend saat ini. Dengan begitu produk kamu akan lebih cocok untuk audience berumur 18 – 30 tahun. Mayoritas pekerjaan mereka kira – kira mahasiswa atau mahasiswi serta orang yang bekerja di start up dan agency digital marketing. lalu, lokasi tempat tinggal mereka berada di sekitaran wilayah Jakarta.

Dengan mengenali audience lebih baik, kamu memiliki peluang yang lebih besar untuk memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Target audience juga bisa berbeda – beda dan beragam, bergantung pada produk yang kamu jual. Jika setiap target audience berbeda, bukankah hal ini menandakan bahwa menentukan target audience dari bisnsi kamu merupakan hal yang jelas sekali urgensinya.

Kegunaan Target Audience

Jika kamu sudah berada di poin ini, maka kamu sudah lebih memahami makna dari target audience. Sekarang saatnya kamu mengerti tentang betapa pentingnya menentukan target audience. Mungkin kamu sudah menangkap beberapa poin penting pada penjelasan sebelumnya. Namun untuk lebih memudahkan dan meyakinkan kamu, berikut adalah poin – poin sekaligus penjelasan tentang kegunaan dari target audience.

1. Memudahkan Pembuatan Konten

Dengan menentukan target audience di awal, maka pembuatan konten untuk sosial media yang kamu gunakan akan menjadi lebih mudah. Jika kamu tahu benar target audience seperti apa, maka kamu tidak akan bingung menentukan topi apa yang akan ditulis dan dibawakan. selain itu pesann yang ingin kamu sampaikan tentang produk yang kamu ingin pasarkan juga pasti akan sampai kepada audience dengan lebih tepat karena konten yang kamu buat sudah tepat sasaran.

2. Kegiatan Pemasaran Tepat Sasaran

Dengan isi konten yang sudah sesuai dengan target audience, maka kita dapat mengatakan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan juga sudah tepat mengenai sasaran. Dengan begitu setiap usaha yang kamu lakukan sudah berhasil untuk mendefinisikan siapa target audience yang sesungguhnya. Jadi kamu hanya perlu melanjutkan apa yang sudah dilakukan dan mulai mengembangkan segmentasi pasar kamu, agar produk yang dijual mendapatkan hasil penjualan yang lebih maksimal.

3. Penggunaan Sumber Daya Menjadi Maksimal

Menentukan target audience membuat sumber daya yang kamu miliki terpakai dengan lebih maksimal dan efisien, terlebih lagi dalam budgeting strategi pemasaran. Akibat dari target audience yang telah ditentukan sebelumnya, kamu jadi tidak perlu mengeluarkan uang untuk audience yang salah dan yang tidak cocok untuk produk kamu. Apabila masih terdapat dana lebih dalam budgeting pemasaran, maka dana tersebut dapat kamu gunakan di kemudian hari untuk menjangkau lebih banyak audience yang baru.

4. Mengantisipasi Persaingan Tidak Sehat

Mengenal target audience kamu juga dapat menghindari persaingan – persaingan yang tidak perlu terjadi. Kamu tidak akan dianggap merebut pasar atau melakukan pencurian ide oleh kompetitor, karena kamu sudah mengumpulkan informasi dan menitikberatkan fokus pemasaran kamu pada target audience yang sesuai dengan produk dan pelayanan yang kamu tawarkan.

Bagaimana? apakah kamu sudah lebih mengerti tentang pentingnya target audience untuk penjualan? Jika sudah, maka saat ini saatnya untuk memulai mencari target audience yang ingin kamu tuju!

 

Share this post

Tinggalkan Balasan